PONDASI AGAMA YANG TERLUPAKAN


PONDASI AGAMA YANG TERLUPAKAN
Oleh: Riza Wahyuni

Cinta yang seutuhnya kepada Allah dan Rasul-Nya adalah pondasi agama yang terlupakan. Andai di lubuk hati kita ditanamkan rasa cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya maka tidak ada  hal sekecil sampai sebesar apapun didunia ini yang membuat kita risau.
Seharusnya kita ingat, tidak ada hal yang lebih merisaukan didunia ini bagi orang-orang mukmin kecuali dosa yang semakin hari semakin bertambah sedangkan amal semakin hari semakin berkurang.
Tidak mungkin agama Islam bisa tegak berdiri kecuali dengan menjunjung tinggi rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Lihatlah perjuangan para sahabat-sahabat Rasulullah serta pengikut-pengikut Rasulullah yang rela mengorbankan harta bahkan nyawa mereka untuk membela agama Allah, tidak lain dan tidak bukan yang menggerakkan hati mereka hanyalah rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
Berbanding terbalik dengan kehidupan zaman sekarang, nyatanya banyak orang mukmin yang meremehkan rasa cinta ini. Banyak orang yang bahkan tidak memiliki kemauan untuk mencintai Allah dan Rasul-Nya.
Apa yang telah kita lakukan untuk mewujudkan kecintaan kita kepada Allah dan Rasul-Nya? Koreksi dirimu!!! Kecintaan hanyalah tercurahkan kepada recehan uang? kecintaan hanya tercurahkan kepada pujian dari manusia? Kecintaan hanyalah tercurahkan kepada dunia? Koreksilah dirimu!!!
Tak rindukah engkau dengan ampunan-Nya? Tak rindukah engkau dekat dengan-Nya? Wahai saudara ku, katakan kepada ku berapa kali kau sibuk mengingat-Nya hingga membuat mu lupa selain dari pada-Nya!!! Katakanlah wahai saudara ku, kapan terakhir kali kau merasakan cinta yang sungguh luar biasa dari lubuk hati mu hingga membuat mu nyaman dan memilih untuk tetap bersimpuh dihadapannya? Tidakkah kau belajar dari orang-orang sebelum mu? Maka jangan pernah membenarkan pengakuan dirimu, yang mengatakan “Aku Cinta” sedangkan engkau tidak melakukan sesuatu apa pun sebagai wujud cinta mu itu.


Komentar