MAHKOTA MUSLIMAH


“MAHKOTA MUSLIMAH”
Oleh: Riza Wahyuni


Bagi kebanyakan orang, rambut adalah salah satu faktor penunjang kecantikan dari seorang wanita dan banyak yang menganggap bahwa rambut adalah mahkota bagi wanita. Sebenarnya pendapat itu salah, apalagi untuk dijadikan patokan bagi seorang muslimah. Karena didalam Islam mahkota bagi seorang muslimah adalah kerudungnya bukan rambutnya.
Didalam Al Qur’an Q.S An Nur : 31 telah di jelaskan: “Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung”
Lalu apa sih fungsi dari mahkota muslimah ini? Tidak lain dan tidak bukan, fungsi dari mahkota muslimah ini (kerudung) adalah pelindung diri bagi muslimah itu sendiri.
            Yuuk ubah pemikiran, mulai saat ini mahkota muslimah itu adalah kerudung bukan gerai rambut.

Komentar