JANGAN MARAH
BAGI MU SURGA
Oleh: Riza
Wahyuni
Memang rasa ingin
marah itu pasti ada dan melekat pada setiap manusia karena rasa marah merupakan
bagian dari naluri manusia. Setiap manusia pun mempunyai kemampuan untuk marah
dan memang sangat sulit untuk menahan rasa marah tersebut sangking sangat
sulitnya sampai ada hadist yang artinya “Jangan Marah Bagi Mu Surga” (HR.
Thabrani), tetapi marah ini bisa dikendalikan dengan cara:
1.
Membaca
ta’awudz, minta perlindungan pada Allah dari godaan setan
Kenapa sampai meminta tolong pada Allah
agar dilindungi dari setan? Karena marah tersebut berasal dari bisikan dan
hasutan setan dalil-dalil berikutnya akan terlihat jelas bahwa marah bisa dari
setan.
2. Diam
Karena yang namanya marah itu jika keluar
bisa jadi keluar kata-kata yang tidak Allah ridhai. Ada yang marah keluar
kata-kata kufur, ada yang marah keluar kalimat mencaci maki, ada yang marah
keluar kalimat laknat, ada yang marah keluar kalimat cerai hingga hal-hal
sekitarnya pun bisa hancur. Kalau seseorang memaksa dirinya untuk diam ketika
akan marah, hal-hal yang rusak tadi tidak akan terjadi.
3. Berganti posisi
“Bila salah satu di antara kalian marah
saat berdiri, maka duduklah. Jika marahnya telah hilang (maka sudah cukup).
Namun jika tidak lenyap pula maka berbaringlah.” (HR. Abu Daud)
4. Mengambil air wudhu
“Sesungguhnya
amarah itu dari setan dan setan diciptakan dari api. Api akan padam dengan air.
Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya berwudhu.” (HR. Abu
Daud)
5. Ingat wasiat Rasulullah dan janji beliau
Sebelum memuntahkan amarah kepada orang
lain atau benda sekalipun, sebaiknya kita mengingat wasiat dari Rasulullah:
“Barang siapa menahan amarahnya padahal mampu
meluapkannya, Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluk pada hari Kiamat
untuk memberinya pilihan bidadari yang ia inginkan.” (HR. Abu Daud)
Dari Abu Ad-Darda’ radhiyallahu ‘anhu ia
berkata: “Wahai Rasulullah tunjukkanlah kepadaku suatu amalan yang dapat
memasukkan dalam surga.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas
menjawab:
“Jangan engkau marah, maka bagimu surga.”
(HR. Thabrani)
Komentar
Posting Komentar